KAJIAN RAMADHAN BERSAMA PROF. KH. NASARUDDIN UMAR, MA, Ph.D

Kajian Islam secara online di laksanakan di MAN 14 Jakarta pada  hari Jumat,

1 Mei 2020 sebagai hari baik dan berkah di Jumat kedua bulan Ramadhan. Pengisi kajian kali ini adalah Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA, Ph.D, imam besar mesjid Istiqlal sekaligus rektor  Institut Perguruan Tinggi Ilmu AlQuran. Suatu kesempatan luar biasa yang Allah SWT berikan pada kami untuk bisa mendapatkan siraman ruhani langsung dari beliau.

Kajian yang dilakukan selepas dhuhur ini mengangkat tema Ikhlas dan sabar sebagai kekuatan dalam ibadah puasa ditengah pandemic covid – 19 . Dikatakan oleh Pak Nazarudin bahwa kita tidak akan mencapai derajat ma’rifah, mahabbah, dan itihad kalau belum sabar dan ikhlas. Seorang guru yang menginginkan siswanya menjadi assabir maka guru tersebut harus ada di tingkat almasabir. Demikian juga jika menginginkan siswanya menjadi seorang yang mukhlis maka guru tersebut harus berada pada tingkat mukhlas.

Seseorang akan naik tingkatannya dari assabir ke almusabir, dan dari mukhlis ke mukhlas jika ia sudah melalui suatu ujian. Adanya Corona adalah ujian, puasa adalah ujian. Kita haruslah bersahabat dengan ujian. Jangan pernah memusuhi ujian yang berupa musibah, ejekan, kekecewaan. Ujian itulah yang menjadikan kita ikhlas dan sabar.

Itulah inti dari kajian Ramadhan dari Bapak Nazarudin yang diikuti oleh guru dan karyawan MAN 14 Jakarta. Semoga kita semua mampu menghadapi ujian dengan ikhlas dan sabar agar dapat mencapai derajat yang lebih tinggi. Aamiin.

( Humas MAN 14 Jakarta)